Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Agustus 2011

KEpribadian orang sukses

Untuk bisa sukses tentunya kita mesti mengetahui dan belajar kepribadiannya. Berikut 7 kepribadian orang sukses berdasarkan kata SUCCESS itu sendiri.

S= Sense of Direction.
U= Understanding.
C= Courage.
C= Charity.
E= Esteem.
S= Self Confidence.
S= Self Acceptance.

1.S= Sense of Direction.
              Sense of Direction , artinya orang sukses itu selalu mempunyai tujuan-tujuan besar dalam hidupnya. Tujuan dalam hal ini adalah segala apa yang menjadi keinginan dan impian seseorang yang sudah di rencanakan untuk dicapai berdasarkan rencana dan strategi-strategi tertentu.Bagaimana dengan anda, sudahkah anda bermimpi dan menjadikan mimpi itu sebagai tujuan untuk kebahagian anda,keluarga anda, dan sahabat-sahabat anda, jika sudah saya ucapkan selamat karena anda  sudah melangkah satu langkah untuk mencapai kesuksesan, lalu jika anda belum bermimpi dan menjadikannya sebagai tujuan jangan khawatir saya akan bantu anda bermimpi karena saya senang bermimpi selain gratis kita juga bebas bermimpi apa saja hehehe.
BAYANGKAN…….
Pagi anda terbangun dengan harumnya secangkir kopi  yang di bawa oleh istri tercinta bayangkanlah NADIA VEGA heheh mumpung lagi mimpi, duduk di halaman belakang sambil membaca koran sesekali anda di panggil anak anda yang sedang asyik berenang , tak berselang lama anda mendapatkan telepon dari kantor bahwa laba perusahaan anda meningkat 100%  karena permintaan konsumen terus meningkat. Kemudian bayangkan liburan keluar negri, rumah mewah, mobil mewah, dan bisa berbagi kebahagian kepada keluarga,sahabat, dan sesama, karena anda akan sangat bahagia ketika anda melihat orang lain bahagia karena anda.(ingat kesuksesan itu pasti bahagia, jika anda memiliki segalanya namun tidak bahagia jangan sebut itu kesuksesan).
Jika kita sudah memiliki mimpi, buatlah strategi atau langkah-langkah kecil untuk mewujudkan mimpi itu.
2. U= Understanding
          Understanding,artinya orang sukses itu mempunyai pemahaman terhadap kesuksesan itu sendiri dan terhadap komponen-komponen yang membentunya. Pemahaman disini berarti memiliki pengetahun yang luas dalam memandang segala persoalan, situasi, orang lain, dan bahkan terhadap diri sendiri. Selain itu kita juga harus memahami karakter kesuksesan itu sendiri. Yang artinya, kita harus benar-benar tahu dan sadar tentang bagaimana kita berinteraksi, bertindak, dan menguasai diri sendiri demi kemajuan segala usaha kita juga perkembangan pribadi kita, termasuk bagaimana cara mencapai kesuksesan dan apa langkah-langkah menuju kesuksesan tersebut.
Penjelasan pertama tadi adalah membuat tujuan, dan yang kedua ini pemahaman, yang artinya kita harus memahami dan menguasai apa-apa dari tujuan kita sehinga kita pun bisa berlenggang meraih segala apa yang menjadi tujuan kita. Saya akan ambil contoh ketika petama kali kita mellihat rumus matematika TC=FC+VC  entah apa yang terlintas dalam pikiran kita tentang huruf-huruf ini, tetapi apabila kita sudah memahami dan mengerti bahwa TC adalah total cost/total biaya, FC adalah fixed cost/ biaya tetap, VC adalah variable cost/biaya berubah , yang berarti untuk mencari total biaya TC harus menjumlahkan biaya tetap FC dan biaya berubah VC, sangat sederhana bukan, begitu juga dengan tujuan-tujuan kita apabila kita sudah memahami dan menguasai akan sangat sederhana untuk di realisasikan.
3. C= Courage.
         Courage, orang sukses itu selalu berani dalam menghadapi segala tantangan, halangan, dan hambatan yang ada dalam hidupnya. Sifat berani itu erat kaitannya dengan percaya diri dalam melakukan berbagai aktifitas sehingga dia tidak perlu merasa takut atau khawatir akan terjadi sesuatu yang menderea dirinya nanti. Pada intinya, orang sukses akan menghadapi segala resiko yang ada, dan selalu melakukan spekulasi dalam mencapai apa yang menjadi tujuannya.
4. C= Charity.
Charity,artinya orang sukses itu selalu murah hati dalam setiap aktivitas dan kehidupannya, karena dia sadar bahwa hidupnya itu tidak sendiri dan kesuksesan yang ia raih itu tidak akan ada artinya bila tanpa orang lain. Murah hati disini selalu memberi dan membantu orang lain yang membutuhkannya. Tidak hanya dalam bentuk materi bisa juga tenaga, pikiran, juga hati yang lapang.
5. E= Esteem.
         Esteem, artinya orang sukses itu selalu mempunyai harga diri yang tinggi sehingga mamu memberikan standar-standar dari setiap aktivitasnya. Pada dasarnya harga diri itu merupakan sebuah kesadaran akan seberapa besar nilai yang di berikan kepada diri sendiri, dengan kata lain harga diri adalah sikap bagaimana anda bisa memberikan sesuatu kepada diri sendiri agar bisa memuaskan batin sehingga tampak percaya diri dan bisa menguasai keadaan yang ada di sekitar anda.
6. S= Self Confidence.
            Self Confidence,  artinya  orang sukses itu selalu percaya diri dalam menjalankan setiap tujuan yang telah ia tetapkan.
7. S= Self Acceptance.
            Self Acceptance, artinya orang sukses itu selalu menerima diri sendiri apa adanya dan bertindak sesuai dengan kapasitas diri sehingga dia tidak pernah menjadi orang lain dalam mencari dan menggali segala potensi yang bisa membawa dirinya ke gerbang kesuksesan.

Sabtu, 09 Juli 2011

KESUKSESAN PENGUSAHA MUDA

KISAH usaha yang dimulai dari nol, lalu menuai sukses, mungkin bukan hal baru. Berwirausaha dari nol bukanlah sebuah perkara mudah.

Di tengah jalan, selalu saja muncul berbagai rintangan. Tetapi kisah perjalanan bisnis mereka yang merintis usaha dari nol kemudian mencapai sukses tetap menarik untuk disimak. Terlebih jika kisah tersebut dilakoni mereka yang berusia muda. Lantas, apa rahasia sukses para pengusaha muda?

Meminjam istilah Jennie S Bev, penulis juga pengajar asal Indonesia yang bermukim di California, Amerika Serikat (AS) dalam pengantar buku Kumpulan Kisah Para Pengusaha Muda yang Sukses Berbisnis dari Nol, Rahasia Jadi Entrepreneur Muda (DAR! Mizan, 2008) karya Faif Yusuf, untuk berwirausaha sebenarnya sangat mudah, yaitu dengan meningkatkan mindset dan mulai membuka bisnis sendiri.

Dalam pandangan Jennie, setiap orang adalah personifikasi sukses itu sendiri. Sebab, success is a mindset, it is not a journey or destination (sukses adalah cara berpikir atau bersikap, bukan perjalanan maupun tujuan). Tetapi anggapan di masyarakat masih lazim ditemukan bahwa berwirausaha identik dengan para pengusaha besar dan mapan. Tidak jarang pula yang beranggapan bahwa wirausaha semata-mata hanya untuk mengejar kekayaan.

Itu sebabnya, jika berbicara tentang sosok pengusaha sukses, yang selalu dijadikan barometer adalah bagaimana para pengusaha itu menciptakan kekayaan melimpah melalui bisnis yang dibangun. Padahal tidak selalu demikian. Menurut pengusaha muda ternama, Sandiaga Salahudin Uno, keberanian dan optimisme merupakan modal awal yang harus dimiliki seseorang untuk menekuni wirausaha.

Setelah itu, kata pria yang kerap disapa Sandi ini, memilih usaha sesuai minat dan bakat dengan melihat peluang di pasar. Dengan minat yang besar, akan timbul gairah dan semangat menjalani, memelihara, dan membesarkannya.

"Terakhir, just do it now. Jangan terlalu berhitung, putuskan, mulai, dan kerjakan sekarang juga!" ungkap mantan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) periode 2005-2008 ini. Optimisme yang diungkapkan Sandi tampaknya menjadi modal utama sejumlah pengusaha muda sukses. Sebut saja Henry Indraguna, pemilik The Auto Bridal Indonesia, tempat cuci mobil "busa salju".

Sebelum mendirikan tempat cuci mobil yang kini beromzet Rp7,5 miliar per bulan,pria kelahiran Bandung,28 Agustus 1973 ,ini jatuh bangun dalam berusaha. Berbagai bentuk usaha dijalaninya, tetapi berkali-kali juga dia bangkrut dan kembali ke titik nol. Pria lulusan Universitas Maranatha Bandung yang semasa kuliah pernah berjualan ayam goreng ini pernah menjadi salesman berbagai produk elektronik hingga mainan.

Dia pernah menjadi salesman besar produk mainan asal China yang menyuplai ke beberapa toko mainan di Bandung. Bahkan, seusai lulus kuliah Henry pernah dipercaya mendistribusikan kartu chip Telkom senilai Rp20 miliar. Tetapi hasil kerja kerasnya lindap dalam sekejap akibat kebiasaannya berfoya-foya. Kebiasaan buruk itu pun sirna setelah dia menikahi Fangky Christina pada 2003.

Berkat ide membuka usaha cuci mobil dari mertuanya dengan bermodalkan Rp150 juta, dia mulai membuka usaha cuci mobil pada akhir 2003. "Jumlah ini sebenarnya cukup kecil untuk membuka usaha," ujar Henry. Dari modal sebesar itu, Rp35 juta dia gunakan untuk menyewa tempat seharga Rp75 juta. Sisanya dibayar setelah tiga bulan usahanya berjalan.

Sisa dari modal untuk peralatan. Tetapi Henry terpaksa berutang untuk menutupi kekurangan biaya peralatan. Pada awalnya usaha Henry kurang diminati masyarakat. Tetapi bagi Henry hal itu adalah part of game yang harus dilaluinya. Keinginannya untuk mengubah citra tempat cuci mobil, yang kotor menjadi bersih dan nyaman, diwujudkan dengan inovasi cuci salju lewat The Auto Bridal.

Henry pun terus melakukan inovasi dalam bisnisnya mulai cuci mobil es krim, salon mobil, motor bridal. Setiap bulan, The Auto Bridal Indonesia minimal melayani 120.000 mobil dengan ongkos cuci Rp35 ribu per mobil.

"Biasanya keuntungan yang didapat 100 persen dari modal," papar Henry. Henry meraih penghargaan Outstanding Entrepreneurship Award Asia Pacific Entrepreneurship Award (AFEA) 2008. The Auto Bridal Indonesia saat ini sudah mempunyai 84 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Henry kini sedang berupaya melebarkan sayap bisnisnya ke negeri jiran Malaysia.

Kisah sukses lainnya ditunjukkan Yesaya Surya Widjaya, pemilik PT Raja Baksomas Mandiri yang kini sudah memiliki 14 restoran dan 40 mitra. Yesaya, pria peraih master lulusan Hawaii Pacific University bidang komputer, mengembangkan bakso dan makanan beku (frozen food) dengan aneka rasa seafood. Yesaya awalnya hanya menjalankan bisnis orangtuanya yang dibangun pada 1982.

Karena sering membantu melayani pelanggan sejak kecil, pria kelahiran Jakarta, 31 Januari 1971, ini sangat akrab dengan dunia kuliner. Setelah menamatkan pendidikan S-2 pada 1998, Yesaya mulai mempelajari manajemen kerja restoran. Dari situlah dia mengamati kegemaran masyarakat terhadap selera makan yang akhirnya menginspirasi mengembangkan usaha bakso dengan aneka rasa.

Pada 2002 dia mulai membuka gerai baksonya secara serius dengan bendera PT Raja Baksomas Mandiri. Awalnya dia membuka lima gerai di kawasan Dunia Fantasi, Ancol, Jakarta Utara, dan satu gerai di Kemayoran. Untuk membuka gerai di Kemayoran, Yesaya dibantu modal dari orangtuanya sebesar Rp55 juta.Yesaya juga berinovasi dengan membuat makanan beku.

Kini, lewat usahanya,Yesaya bisa meraih omzet Rp200 juta per bulan. Kisah-kisah sukses yang ditunjukkan Henry dan Yesaya seperti juga diungkapkan Faif dalam bukunya. Keberhasilan berwirausaha tidaklah semata-mata dinilai dari seberapa berhasil seseorang mengumpulkan kekayaan, tapi lebih bagaimana seseorang bisa membentuk, mendirikan, dan menjalankan usaha dari sesuatu yang tidak ada sebelumnya atau belum berjalan. (okezone.com)

Minggu, 26 Juni 2011

SOICHIRO HONDA : “Lihat Kegagalan Saya”


Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia
sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia
terus bermimpi dan bermimpi…
Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda
selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor.
Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga
layak dijuluki “raja jalanan”.
Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri “kerajaan” Honda – Soichiro
Honda diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur,
lebih-lebih Profesor seperti halnya B.J. Habibie, mantan Presiden RI.
Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak
pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru.
“Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya
disekitar mesin, motor dan sepeda,” tutur tokoh ini, yang meninggal
pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat
mengindap lever.
Kecintaannya kepada mesin, mungkin ‘warisan’ dari ayahnya yang membuka
bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang
Tengah,ctempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi
cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di
tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor
penggeraknya.
Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri
berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya
ingin menyaksikan pesawat terbang.
Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun,
Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki.
Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar
berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan,
sehingga membuatnya rendah diri.
Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company.
Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti
dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap
oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja
disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21
tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu.
Tawaran ini tidak ditampiknya.
Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima
reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat
memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam
kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap
kreatif.
Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik
meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu
dengan logam. Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan
diekspor ke seluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani patennya
yang pertama.
Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya,
membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang
dipilih?
Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh
bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak oleh
Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak
lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap
kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.
Kuliah Karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan
kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya.
Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari
jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin.
Siang hari, setelah pulang kuliah – pagi hari, ia langsung ke bengkel,
mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun
menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti
kuliah.
“Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan,
melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan
pengaruhnya,
” ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya,
ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah.
Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.
Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota
memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh
malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak
memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari
sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibahdatang.
Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali.
Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan
karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang
dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan
pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya,
sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah
itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.
Akhirnya, tahun 1947, setelah perang Jepang kekurangan bensin. Di sini
kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat
menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan
terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda. Siapa sangka, “sepeda
motor” cikal bakal lahirnya mobil Honda – itu diminati oleh para
tetangga.
Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok.
Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu,
kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut
mobinya, menjadi “raja” jalanan dunia, termasuk Indonesia.
Bagi Honda, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri
otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. “Orang
melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat
99% kegagalan saya”, tuturnya. Ia memberikan petuah ketika Anda
mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru.
Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih seseorang
dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari
keluarga miskin.
5 Resep keberhasilan Honda :
1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda.
2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu
memperbaiki produksi.
3. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja Anda
senyaman mungkin.
4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.
5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.

Sabtu, 25 Juni 2011

BANGUNLAH HUBUNGAN DENGAN ORANG LAIN!!!!!

JIKA ANDA MENGHARGAI KEBAIKAN YANG  DI TUNJUKAN ORANG LAIN KEPADA ANDA, BALASLAH MEREKA DENGAN TINDAKAN DAN KATA-KATA.

orang-orang yang menikmati kesuksesan pribadi dan keuangan dalam hidup adalah mereka yang membangun hubungan yang bertahan lama dengan rekan bisnis, teman-teman, rekan kerja, dan orang lain, mereka memanfaatkan waktu dan masalah untuk terus berhubungan, dan mereka memastikan bahwa ketika seseorang melakukan perbuatan baik kepada mereka, mereka menanggapinya dengan baik. bangunlah jaringan teman-teman pribadi dan teman-teman profesional anda dengan mengambil inisiatif dan jadilah sahabat.

sumber: positive action plan
by: napoleon